5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Mendesain Kitchen Set

img 20251019 wa0012

Dapur sering disebut sebagai jantung rumah. Ini adalah area yang paling rumit dan paling mahal untuk direnovasi. Sayangnya, banyak pemilik rumah melakukan kesalahan kecil di awal yang berujung pada penyesalan besar di kemudian hari.
Sebagai profesional di bidang ini, kami sering melihat kesalahan yang sama berulang kali. Hindari 5 kesalahan umum ini untuk memastikan kitchen set Anda tidak only cantik, tetapi juga fungsional untuk bertahun-tahun ke depan.

  1. Mengabaikan Segitiga Kerja (Work Triangle)
    Segitiga kerja adalah konsep klasik desain dapur yang menghubungkan tiga area utama: Kompor (Memasak), Wastafel (Mencuci), dan Kulkas (Menyimpan). Jarak antar ketiga titik ini tidak boleh terlalu jauh ataupun terlalu dekat.
    Kesalahan: Menempatkan kulkas terlalu jauh dari kompor, sehingga Anda harus bolak-balik melintasi dapur hanya untuk mengambil bahan masakan. Atau, menempatkan wastafel dan kompor bersebelahan tanpa ada ruang sela sama sekali. Solusi: Pastikan alur kerja Anda efisien. Idealnya, ada ruang meja (countertop) di antara setiap zona untuk persiapan.
  2. Membuang-Buang Ruang Penyimpanan Vertikal
    Ruang yang paling sering terbuang di dapur adalah area di atas lemari gantung dan di bawah wastafel.
    Kesalahan: Memasang lemari gantung yang terlalu pendek, menyisakan celah 30-40 cm ke langit-langit. Celah ini tidak hanya mubazir, tetapi juga menjadi “sarang” debu yang sulit dibersihkan. Solusi: Rancang lemari gantung Anda hingga mentok ke plafon (langit-langit). Anda bisa menggunakan area paling atas untuk menyimpan barang-barang yang jarang dipakai. Ini akan memberikan kesan dapur yang lebih megah dan ruang penyimpanan ekstra yang sangat berharga.
  3. Pencahayaan yang Buruk
    Banyak dapur hanya mengandalkan satu lampu di tengah ruangan. Ini adalah resep bencana.
    Kesalahan: Saat Anda berdiri di depan meja dapur, badan Anda akan menghalangi cahaya dari lampu plafon, menciptakan bayangan tepat di area Anda memotong atau memasak. Ini tidak nyaman dan berbahaya. Solusi: Gunakan pencahayaan berlapis. Selain lampu utama, pasang lampu di bawah lemari gantung (under-cabinet lighting). Lampu ini akan menerangi area kerja Anda secara langsung, membuat perbedaan besar pada kenyamanan memasak.
  4. Tidak Cukup Ruang Meja (Countertop)
    Area persiapan adalah raja di dapur. Banyak orang terlalu fokus pada jumlah lemari penyimpanan sehingga lupa menyisakan ruang yang cukup untuk meletakkan talenan, mangkuk, dan bahan-bahan masakan.
    Kesalahan: Desain dapur yang terpotong-potong dengan banyak area meja kecil yang tidak fungsional. Solusi: Pastikan Anda memiliki setidaknya satu area meja yang cukup panjang dan tidak terputus, idealnya di antara wastafel dan kompor.
  5. Memilih Material Hanya Karena Terlihat Bagus
    Lapisan finishing yang mengkilap mungkin terlihat mewah di showroom, tapi bisa jadi mimpi buruk dalam perawatan harian jika Anda memiliki anak kecil.
    Kesalahan: Memilih material meja yang mudah tergores atau finishing kabinet yang mudah meninggalkan bekas sidik jari, padahal Anda sering memasak masakan berat. Solusi: Jujurlah dengan gaya hidup Anda. Jika Anda sering memasak, pilih material yang tahan lama dan mudah dibersihkan seperti HPL (High-Pressure Laminate) berkualitas tinggi atau solid surface untuk meja.
    Mendesain kitchen set adalah tentang keseimbangan antara keindahan dan fungsi. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa menghindari kesalahan-kesalahan ini.
    Punya ide kitchen set tapi bingung mulai dari mana? Mari diskusikan dengan tim ahli kami. Kami siap membantu Anda merancang dapur yang sempurna tanpa kesalahan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *